GoBlogs

System Administrator: Antara Manusia dan Mesin

system administrator

Pendahuluan

System Administrator (Sysadmin) adalah sebuah pekerjaan yang ada pada divisi IT, baik itu berupa perusahaan swasta, pemerintahan, atau lembaga-lembaga terkait. Seorang Sysadmin memiliki peranan penting untuk sebuah sistem informasi karena melalui tangan-tangan tangguh merekalah sebuah sistem di terbitkan setelah melalu proses development. Cara kerja mereka juga mirip dengan cara kerja dari seorang DevOps.

Pada tulisan kali ini saya ingin bercerita tentang menjadi seorang Sysadmin, tugasnya, tanggung jawabnya, dan sebagainya yang saya ketahui.

Apa Itu System Administrator (Sysadmin)?

Source: https://assets-global.website-files.com/

Jadi menurut Wikipedia, sysadmin itu adalah orang yang bertugas dan bertanggung jawab atas pemeliharaan, konfigurasi, dan pengoperasian sebuah sistem yang handal (reliable), khususnya untuk komputer yang bertugas menangani permintaan (Server). Seorang sysadmin juga bertanggung jawab agar server yang mereka tangani berjalan sebagai mana mestinya baik dari segi uptime, security, performance, dan resource agar tetap memberikan pelayanan maksimal kepada User dengan tetap memperhatikan budget dalam melakukan itu semua.

Baca Juga: Lowongan Kerja System Administrator dari https://id.jooble.org/ Jakarta

Untuk mendukung itu semua, seorang Sysadmin boleh menginstall perangkat lunak baru, melakukan otomatisasi, request upgrade hardware, melakukan edukasi teknis bagi para User, atau bahkan sampai ikut memberikan dukungan teknis untuk project pada divisi lain.

Tugas Seorang System Administrator

Source: https://assets-global.website-files.com/

Ada beberapa tugas utama seperti yang di sampaikan pada artikel blog stikom dan dari dictio.id. Saya akan coba merangkum dan menambahkan sesuai pengalaman saya.

  1. Merancang sampai melakukan installasi secara mandiri, baik itu untuk kebutuhan software maupun hardware.
  2. Melakukan dokumentasi atas konfigurasi yang sudah di lakukan dalam server.
  3. Menjaga keamanan sistem baik itu berupa membuat rules dalam firewall maupun pembatasan hak akses data tertentu dalam server.
  4. Melakukan patch, upgrade, atau update pada server, baik dari segi hardware maupun software secara rutin dan berkesinambungan untuk mendapatkan performa yang maksimal.
  5. Melakukan penyesuaian terhadap implementasi software baru dalam sistem yang sudah berjalan.
  6. Rajin membaca log file untuk menemukan keganjilan yang mungkin dapat menyebabkan kerusakan pada sistem yang sedang berjalan.
  7. Melakukan backup sistem yang sedang berjalan agar jika di temukan suatu kendala yang tidak bisa di perbaiki, Sysadmin dapat melakukan restore untuk mengembalikan sistem seperti sedia kala.

Ruang Lingkup Kerja Seorang Sysadmin

Source: wpengine.netdna-ssl.com

Terkadang di temukan seorang Sysadmin yang merangkap menjadi support ke end user, atau ada juga yang merangkap menjadi Network Administrator (NA) atau bahkan sampai merangkap sebagai programmer. Hal tersebut biasanya lazim di temukan jika kamu bekerja pada sebuah perusahaan start up yang memang memanfaatkan kemampuan multi tasking kamu walaupun hasilnya tidak maksimal demi menekan budget untuk hire seorang professional.

Sedangkan jika kamu bekerja dalam sebuah perusahaan yang besar sekelas corporate, maka pekerjaan Sysadmin akan di kerjakan oleh beberapa orang yang memliki spesialisasi dalam bidangnya masing-masing. Coba perhatikan penjelasan berikut:

Skill yang Harus di Kuasai

Untuk menjadi seorang Sysadmin, kamu perlu menguasai beberapa skill berikut yang pastinya akan sangat di butuhkan ketika kamu menjadi seorang Sysadmin.

  1. Memiliki pengetahuan tentang Linux
    Kebanyakan sistem server yang berjalan saat ini memang menggunakan Linux. Linux di pilih karena kecepatannya, stabil, dan cenderung tidak rentan dengan virus. Ini skil wajib yang harus anda kuasai sebagai seorang Sysadmin. Kamu harus familiar menggunakan linux. Kamu dapat memulai dengan menggunakan Linux Ubuntu dengan berbagai macam pilihan desktopnya sebagai Sistem Operasi utama yang terinstall di PC/Laptop kamu, dan cobalah untuk terbiasa menggunakannya.
  2. Familiar dengan beberapa bahasa pemrograman.
    Bahasa pemrograman yang di maksud disini adalah yang dapat berjalan pada Linux, seperti Bash/Shell, python, php, java, perl, ruby, dan masih banyak lagi. Cobalah untuk mahir menguasai beberapa bahasa tersebut.
  3. Mengetahui Jenis Storage dan penerapannya.
    Sebagai sysadmin kamu akan menjalankan backup/restore, tentu kamu perlu landasan pangetahuan yang baik tentang storage. Teknologi tersebut berupa iSCSI, NFS, BTRFS, RAID, dan sebagainya.
  4. Update Informasi Seputar Perkembangan Teknologi
    Ini akan berguna agar kamu mengetahui teknologi apa yang sedang ramai saat ini, dan jika memang perlu dapat di integrasikan dengan sistem yang sudah berjalan di perusahaanmu.

Kesimpulan

Sysadmin adalah sebuah pekerjaan yang membutuhkan skil yang cukup banyak di bidang IT. Skill tersebut wajib hukumnya agar pekerjaan yang anda emban dapat di jalankan dengan baik dan benar serta penuh tanggung jawab.

Tidak ada maksud menggurui dengan memberi saran melalui artikel ini. Tulisan ini hanya untuk membagikan apa yang saya ketahui dan mengambil dari beberapa sumber bacaan. Saya pun masih perlu belajar lebih banyak lagi dalam banyak hal. Mohon koreksi dari para master dan teman-teman pembaca sekalian agar tulisan ini dapat lebih baik lagi.


Exit mobile version