GoBlogs

Bisnis Online? Apa Yang Harus Di Persiapkan?

Sedikit menyerempet topik bisnis online yang belakangan menjadi ramai di karenakan pandemi Covid-19 yang memaksa umat manusia untuk meminimalisir kegiatan berkerumun di suatu tempat. Hal ini membawa dampak positif dan negatif, positif untuk pelaku usaha online, dan negatif untuk pemilik toko konvensional, terutama di area perniagaan dan beberapa mall.

Sebagai manusia yang di bekali dengan akal, kita seharusnya dapat menyesuaikan dengan lingkungan baru sekarang yang bisa dibilang sudah mulai terbiasa hidup berdampingan dengan Covid-19.

Lalu bagaimana cara kita tetap produktif tanpa harus khawatir dengan virus yang satu ini? Jawabannya adalah dengan bisnis online. Karena saat kita melakukan bisnis online, kita tidak harus bertatap muka langsung dengan pembeli, begitupun sebaliknya. Kita dapat memanfaatkan teknologi untuk saling menguntungkan dan saling menjaga kesehatan.

Pembukaan

Kebanyakan dari setiap pelaku usaha baru merasa kebingungan untuk melakukan bisnis pertama mereka. Baik itu bisnis online maupun bisnis lainnya. Saya rasa itu wajar saja karena banyak hal yang dipikirkan, seperti modal, tempat usaha, penjualan, pemasok barang, harga pasar, pangsa pasar, kompetitor, kurang percaya diri, dll.

Saya pun termasuk dalam kategori pelaku usaha yang belum bergerak sedikitpun, bahkan belum memulai. Bukan tidak mampu, tapi terlalu banyak rencana tanpa memulai.

Jadi mari kita sama belajar dan memahami suatu bidang yang bernama bisnis online ini yang semoga dapat memberikan peluang usaha baru tanpa harus mengorbankan diri berkerumun di kermaian pasar, mall, dll.

Apa Itu Bisnis Online?

Kita bahas dari pengertian paling dasar ya, dan kita ambil dari kamus sejuta umat yaitu Wikipedia. Jadi menurut kamus sejuta umat, bisnis online atau perdagangan elektronik atau e-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.

Gimana? Kurang jelas? Oke lanjutan dari pengertian itu ialah E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Nah jadi menurut keilmuan saya yang bisa di ukur dengan penggaris, si bisnis online itu adalah perdagangan yang kita lakukan dengan memanfaatkan teknologi yang bernama internet dan di beli dengan media yang sama pula.

Saya anggap cukup ya, saya rasa pembaca yang budiman lebih bisa mengartikan hal tersebut dari pada saya.

Peluang Bisnis Online

Selanjutnya yaitu peluang. Peluang sangat penting karena jika tidak ada peluang, saya rasa kita tidak akan tergerak untuk melakukan sesuatu termasuk bisnis online.

Peluang saat ini untuk melakukan bisnis online tentu sangat terbuka bebas. Dengan di dukung berbagai macam platform dan kecanggihan teknologi yang dapat kita manfaatkan.

Platform

Platform itu bahasa gampangnya adalah sebuah wadah yang dapat kita gunakan untuk berjualan atau melakukan transaksi jual beli dalam wadah itu. Contohnya adalah kita buka toko di pasar, memajang etalase di mall, dan lain sebagainya. (Mohon koreksi jika saya salah).

Marketplace

Marketplace ini perannya lebih spesifik. Makhluk ini (wkwk) sudah menyediakan tempat untuk kita tempati di dalam sistemnya dengan segala macam jenis syarat yang harus kita patuhi. Kita juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan, baik fasilitas pembayaran, pengiriman, dll.

Contoh dari marketplace tentu sangat banyak, misalnya tokopedia, bukalapak, shopee, lazada, dll. Kita bisa membuat toko disana dan memajang dagangan kita dengan memanfaatkan semua fasilitas yang sudah di sediakan.

Kelebihan Marketplace

Kekurangan Marketplace

Web Pribadi

Nah jika tadi kita “menumpang” di sistem yang dimiliki orang lain, dan kita tidak menyukai hal itu, ada solusi lain, yaitu dengan membuat website pribadi kita sendiri khusus untuk berjualan.

Platform yang banyak digunakan website pribadi untuk berjualan yaitu WordPress, dengan memanfaatkan fitur yang bernama Woo-Commerce. Itu termasuk cara paling mudah dan paling banyak panduannya di internet. Kamu dapat mengikuti panduan yang menurut kamu mudah, atau dapat meminta bantuan kepada orang yang lebih ahli.

Namun untuk memulai website pribadi, setidaknya kamu harus berlangganan shared hosting atau bahkan menyewa VPS (Virtual Private Server) sendiri untuk menampung semua data website kamu. Jangan lupa juga untuk menyiapkan domain sebagai alamat website kamu. Contoh www.myshop.com atau www.shop.namakamu.com dan lainnya sesuai keinginan kamu.

Nah untuk menciptakan sebuah website yang baik di butuhkan sebuah server atau tempat yang handal menangani layanan itu. Perhatikan tentang kehandalan, fitur yang disediakan, kelebihan yang di tawarkan, promo, dan tentunya harga. Pilihlah sebuah fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan kamu, jika bingung kamu juga bisa menghubungi tim ahli yang akan memberikan bantuan sesuai permintaan kamu.

Bagi kamu yang tertarik membuat website sendiri dengan brand dan nama kamu sendiri, saat ini kamu bisa menikmati promo hosting dan domain menarik yang disediakan oleh niagahoster. Silahkan kamu tentukan rencana membangun website yang kamu inginkan disana. Tentunya juga kamu dapat menemukan berbagai macam panduan yang sudah di sediakan niagahoster untuk membuat website pribadi kamu sendiri.

Klik pada link berikut untuk mendapatkan promo hosting dan domain murah dari niagahoster. Kamu juga dapat memasukan kode voucher “goblogs” untuk mendapatkan potongan tambahan yaitu Diskon 5%.

Kelebihan Website Pribadi

Kekurangan Website Pribadi

Baca Juga: Virtual Private Server vs Shared Hosting

Kompetitor

Bicara bisnis tentu kita akan memiliki kompetitor atau pesaing bisnis yang kita jalani. Lalu bagaimana cara kita menyikapi persaingan dari kompetitor? Mari kita sama-sama belajar lagi.

Analisa Pasar

Mungkin untuk bisnis online metode ini bisa dibilang kurang cocok, karena pangsa pasar kita akan mencangkup semua kalangan. Kenapa demikian? Karena internet bukan untuk suatu golongan tertentu, sekarang siapa saja dapat mengakses internet dengan mudahnya. Jadi saya juga bingung hhehe. Untuk pembaca yang lebih ahli mungkin dapat membagikan ilmunya disini dengan mengisi kolom komentar.

Strategi Marketing

Nah untuk marketing dalam hal bisnis online ada yang namanya Digital Marketing yang di bagi lagi menjadi beberapa sub-kategori, mungkin nanti saya coba bahas tentang topik tersebut. Tapi kamu juga dapat mempelajari mengenai strategi bisnis jitu untuk bisnis online khususnya pada bagian digital marketng, kamu bisa melihat panduan yang disediakan penulis lain yang lebih kompeten dari pada saya.

Jadi Digital Marketing yang saya tau itu seputar SEO (Search Engine Optimizer) untuk website pribadi agar website anda muncul dari mesin pencarian. Karena menurut riset dan pengalaman saya pribadi, hampir 70% traffic yang masuk ke website kita itu melalui search engine (google, bing, yahoo, yandex, dll). Jadi bagi yang memiliki website pribadi SEO ini menjadi ajib agar website kita di kenal oleh orang lain.

Nah untuk kamu yang berjualan di marketplace kamu bisa memanfaatkan fitur promosi agar dagangan kamu muncul paling atas sesuai kategorinya. Kamu hanya perlu membayar sejumlah uang dan mengajukan layanan tersebut di marketplace tempat kamu berjualan.

Konsep Sendiri

Ini sangat penting agar kamu memiliki ciri khas tersendiri sesuai dengan jenis barang, usaha, jasa yang kamu geluti. Sebagai contoh jika kamu berjualan produk kecantikan di marketplace, kamu dapat memberi bonus masker kain dalam setiap paket penjualan. Tentu ini akan lebih menarik pelanggan dan toko kamu di kenal karena selalu memberikan bonus masker. Mungkin strategi ini juga bisa di bilang sekalian kamu melakukan promo.

Bagi kamu yang mempunyai website tempat berjualan sendiri, kamu mungkin perlu membuat sebuah nama dan desain logo yang mudah di ingat, mudah di ucapkan, dan tentunya nyaman di pandang. Kamu juga dapat membuat sebuah tas berlogo toko kamu yang dapat kamu gunakan untuk mengirim pesanan. Atau bisa juga dengan menyisipkan sticker berlogo toko kamu.

Atau kamu juga bisa menjadi spesialisasi dalam menjual suatu produk tertentu. Misalkan kamu hanya menjual produk jam tangan untuk pria, atau spesialisasi dalam penjualan kacamata, bisa juga menjual sparepart sepeda motor dengan jaminan kualitas original. Dengan begitu harusnya produk atau toko online atau bisnis online yang kamu miliki akan semakin di kenal luas dan menarik banyak pembeli membeli produk yang kamu jual.

Keamanan Transaksi Online

Seperti yang kita ketahui keamanan dalam bertransaksi online menjadi kebutuhan saat ini. Kita juga mengetahui bahwa sebagian pengguna internet berkelakuan kurang baik dengan membobol suatu sistem, lalu mengambil dan memanfaatkan data kita, atau bahkan uang kita untuk keuntungan pribadinya. Maka dari itu kita harus hati-hati dalam bertransaksi online.

Sisi Pembeli

Hal yang paling mendasar saat kita sebagai pembeli ingin bertransaksi online, atau sekedar ingin memberikan data diri kita pada sebuah website, sebaiknya cek dulu kredibilitasnya. Pastikan website tersebut mempunyai domain sendiri (.com, .org, .net, .id, .co.id). Lalu pastikan juga koneksi yang kita lakukan ke website tersebut ter-enkripsi.

Cara gampangnya kamu lihat saja di pojok kiri atas browsermu ada gambar gembpk berwarna hijau tidak. Jika ada berarti koneksi kita ke website tersebut sudah ter-enkripsi dengan mengunakan SSL (Secure Socket Layer). Minimal itu harus di miliki oleh website tujuan kita. Untuk kita yang ingin berbelanja di marketplace selain SSL, perhatikan juga saat transaksi dilakukan, marketplace tersebut sudah dilindungi sistem keamanan terpercaya belum. Sistem itu dapat berupa middleware atau apapun, seperti GeoTrust, dll. Tentu itu akan lebih menjamin anda sebagai pembeli saat bertransaksi.

Sisi Penjual

Begitu juga sebaliknya, sebagai penjual suatu produk atau sebagai pedagang, kita wajib memberikan rasa aman kepada konsumen kita. Nah bagi yang menggunakan marketplace, harusnya tidak perlu repot lagi memikirkan keamanan, karena sebagian besar marketplace yang ada di Indonesia memiliki fitur keamanan tersendiri. Walaupun beberapa waktu lalu si tokoHijau mendapat hantaman bahwa diketahui data user mereka berhasil di bobol.

Bagi kamu yang mempunyai website sendiri, kamu harus menyewa layanan SSL untuk website kamu, dan juga mungkin harus bekerja sama dengan layanan keamanan lainnya. Jangan lupa untuk bekerja sama dengan bank dan layanan ekspedisi agar pelanggan kamu semakin puas berbelanja di website kamu.

Penutupan

Dari semua pembahasan yang sudah kita lakukan di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa untuk memulai berbisnis online ada baiknya kita memang melakukan analisa terlebih dahulu. Analisa akan menentukan kebutuhan atau layanan apa yang akan kita berikan kepada para calon pembeli dan peningkatan layanan apa yang harus kita berikan agar mereka menjadi pelanggan tetap.

Baik menggunakan marketplace ataupun membuat website pribadi, faktor keamanan jadi hal yang paling penting mengingat internet sangat rawan terhadap penyalahgunaan atau pembobolan data yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tulisan ini sangat jauh dari kata sempurna, jadi dimohon koreksi dari para pembaca semua untuk membuat tulisan ini menjadi lebih baik. Ingat juga bahwa tulisan ini bukanlah yang terbaik, temukan sebanyak mungkin artikel tentang bisnis online sebelum kamu benar-benar memulainya agar kamu lebih siap. Selamat berbisnis


Refrensi:

Image:


loading…
Exit mobile version